"...saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita daripada waktu kita menjadi percaya." (Roma 13:11b)
Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa waktu berjalan sangat cepat. Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas yang kian mendekat.
Mari kita berefleksi: apakah rohani kita sedang terjaga, atau justru sedang terlelap?
Kenali Tanda-Tanda "Tidur Rohani"
Seseorang yang tidur secara rohani sering kali tidak menyadari kondisinya. Berikut adalah tiga tandanya:
1. Kehilangan Kepekaan Terhadap Dosa
Perasaan yang tumpul membuat seseorang tidak lagi merasa bersalah saat melakukan kesalahan, bahkan cenderung menyerahkan diri pada hawa nafsu dan kecemaran (Efesus 4:19).
2. Hilangnya Rasa Haus akan Tuhan
Ketika seseorang tidak lagi hidup dari Firman, ia akan mengalami kekosongan rohani yang mendalam, seperti nubuat nabi Amos tentang kelaparan akan pendengaran Firman Tuhan (Amos 8:11).
3. Kasih yang Mula-Mula Memudar
Melayani Tuhan namun kehilangan "api", sukacita, dan kerinduan. Seperti teguran di Kitab Wahyu, kegiatan rohani mungkin tetap berjalan, tetapi kasih yang semula telah ditinggalkan (Wahyu 2:4).
Langkah Praktis Menyambut Kedatangan Tuhan
Menjelang akhir zaman yang semakin dekat, inilah yang harus kita lakukan:
1. Bangun dari Tidur Rohani
Kita dipanggil untuk selalu sadar dan berjaga-jaga. Jangan sampai kita terbuai oleh dunia sehingga didapati sedang "tertidur" saat Tuhan datang tiba-tiba.
"Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar." (1 Tesalonika 5:6)
2. Tanggalkan Perbuatan Kegelapan
Dunia saat ini sudah berada di waktu yang sangat larut. Inilah saatnya membuang perbuatan dosa seperti pesta pora, kemabukan, percabulan, hawa nafsu, perselisihan, dan iri hati (Roma 13:12-13). Ingatlah bahwa di mana ada iri hati dan kepentingan diri sendiri, di situ ada kekacauan (Yakobus 3:16).
3. Kenakan Tuhan Yesus sebagai Perlengkapan Senjata Terang
Mengenakan Kristus berarti cara berpikir, berbicara, dan bertindak kita harus mencerminkan Yesus (Roma 13:14). Orang lain harus bisa "melihat" Kristus melalui hidup kita, misalnya:
Saat disakiti: Memilih untuk mengampuni.
Saat marah: Memilih untuk menguasai diri.
Saat dicobai: Memilih untuk taat.
KEDATANGAN TUHAN SUDAH SEMAKIN DEKAT
Super Admin
29 Maret 2026
0 dibaca